Minggu, 31 Mei 2020

Pemanfaatan Teknologi Informasi di Dunia Kerja Sastra Indonesia

1. Latar Belakang
      Dewasa ini pemanfaatan Teknologi Informasi sudah sangat banyak dan sudah hampir semua orang menggunakannya untuk kegiatan sehari-hari. Zaman yang semakin baru dan teknologi semakin berkembang menjadi lebih canggih.
    Tidak dapat dipungkiri, bahwa Teknologi begitu erat kaitannya dengan kehidupan manusia dari berbagai bidang. Teknologi informasi ini sangat membantu kegiatan manusia dan sekarang sudah sangat sedikit orang yang tidak mempunyai smartphone, yaitu salah satu teknologi informasi yang hampir semua masyarakat di dunia memakainya.
    Apakah Teknologi Informasi berhubungan dengan bidang pekerjaan? Ya, sangatlah berhubungan, apalagi di dalam pekerjaan perkantoran. Dengan menggunakan kecanggihan Teknologi Informasi, pekerjaan tersebut akan lebih terorganisir.
    Lalu, apakah Teknologi Informasi juga digunakan untuk pekerjaan yang ada dalam jurusan Sastra Indonesia? Berikut akan Saya bahas pemanfaatan Teknologi Informasi di dunia kerja Sastra Indonesia.

1. Pemanfaatan Teknologi Informasi pada bidang Penulis.
        Bidang penulis sangat memanfaatkan Teknologi Informasi seperti memakai laptop saat menulis naskah, untuk mempermudah penulis tersebut berinteraksi dengan editornya juga digunakan email bisa jadi sebagai sarana mengirim sebuah naskah ataupun hanya saling bertukar informasi. Apalagi pada saat pandemi seperti ini, Teknologi Informasi sangat membantu untuk kelangsungan kerja para penulis.
      Semakin berkembangnya teknologi juga dimanfaatkan oleh penulis dan juga penerbit untik membut e-book dari karya para penulis dan banyak yang lebih menyukai e-book daripada buku cetak karena lebih praktis dan para pembaca pastinya tidak akan takut bila buku mereka akan rusak.

2. Pemanfaatan Teknologi Informasi di bidang Tenaga Pengajar
        Pada bidang pendidikan, pemanfaatan teknologi juga ramai dimarakkan. Contohnya dapat saya rasakan saat dosen memberikan berbagai tugas dengan berbagai bentuk, seperti dalam bentuk file word, pdf, power point, video dan lain sebagainya. Sudah jarang pula dosen ataupun guru memberikan tugas yang akan dikumpul secara tertulis di atas kertas. 
        Bahkan sistem penyusunan nilai-nilai dari mahasiswa ataupun siswa sekarang sudah lebih simple karena bantuan dari teknologi seperti laptop, gadget, dan berbagai software. Pemanfaatan teknologi tersebut juga sangat tepat pada masa pandemi ini yang menerapkan sistem belajar dan kuliah online dengan bebrapa aplikasi yang membantu berjalannya proses belajar mengajar seperti Google classroom, WhatsApp dan Zoom.

3. Pemanfaatan Teknologi Informasi di bidang Jurnalistik
       Seorang jurnalis tak luput dari pemanfaatan teknologi informasi. Dalam pekerjaan jurnalis selalu memanfaatkan pemakaian laptop, media sosial, gadget, dan software lainnya. Semua teknologi tersebut dapat memudahkannya bekerja dengan menulis berita juga beropini lalu karyanya itu disebar luaskan baik di media massa, media percetakan, dan media sosial agar dapat dibaca dan dinikmati oleh masyarakat.

4. Pemanfaatan Teknologi Informasi di bidang Penerjemah dan Leksikografer
        Menerjemahkan bahasa asing menjadi sebuah pekerjaan yang digeluti oleh Penerjemah dan Leksikografer, bedanya dua pekerjaan ini yaitu Pernerjemah berfokus pada kesesuaian makna dari arti bahasa tetapi masih melihat kesesuaian itu berdasrkan kamus sedangkan Leksikografer berfokus kepada analisa kamus, kesesuaian makna, serta tata letak kamus yang benar.
       Kedua pekerjaan ini sama-sama memanfaatkan perkembangan dari Teknologi Informasi seperti menggunakan laptop, gadget dan software-software pendukung untuk mempermudah menerjemahkan dan menganalisa kamus.

5. Pemanfaatan Teknologi Informasi di bidang Penulisan Script dan Pemain Drama
    Pada bidang pekerjaan ini, menurut saya adalah yang paling banyak memanfaatkan Teknologi Informasi. Membuat script menjadi lebih mudah dengan teknologi yang ada seperti software-software pendukung. Apalagi jika script tersebut dapat dikembangkan menjadi sebuah film, pastinya para arti atau pemain drama dibutuhkan. Pemannfaatan media massa dibutuhkan dalam pekerjaan ini untuk menampilkan karya pernulis script dan aksi peran professional dari artis tersebut.

6. Pemanfaatan Teknologi Informasi di bidang Content Writer dan Editor
    Pada kedua bidang pekerjaan ini pun juga sangat memanfaatkan Teknologi Informasi selama pekerjaannya. Content Writer dan Editor memerlukan laptop, PC, ataupun software pendukung agar lebih praktis. Content Writer dan Editor adalah pekerjaan yang ramai pada zaman milenial seperti ini karena memanfaatkan perkembangan teknologi sehingga menarik perhatian kaum muda.

Peluang Pekerjaan di Jurusan Sastra Indonesia

Salam sastra dan bahasa!
        Kali ini saya akan memeperkenalkan kepada anda apa saja peluang pekerjaan di jurusan Sastra Indonesia yang sering kali dikecam dengan sedikitnya peluang pekerjaannya. Tahukah anda bahwa jurusan Sastra Indonesia memiliki peluang pekerjaan yang sangat diminati? Silakan membaca. Sebelumnya mari kita ketahui apa itu sastra?

 Apa itu Sastra ?

        Menurut A. Teeuw dalam Sastra dan Ilmu Sastra (1984: 22-23), kata sastra mempunyai banyak sebutan, antara lain literature (Inggris), Literatur (Jerman), dan littérature (Prancis). Semua kata tersebut berasal dari bahasa Latin litteratura yang merupakan terjemahan dari kata Yunani grammatika. Litteratura dan gramatika  masing-masing terbentuk dari kata dasar littera dan gramma yang berarti huruf atau tulisan.
   Pernahkah anda membaca, novel, puisi, prosa, cerpen dan lainnya? Mungkin saja anda sudah bosan bila membacanya. Sastra memiliki banyak bentuk dan juga ekspresi. Sastra itu tersirat dan dapat mengekspresikan perasaan manusia. Bagi sebagian orang, sastra itu kuno dan monoton sehingga dapat membuat kejenuhan. Sastra tidak selalu mempelajari tentang karya-karya lama, tetapi karya-karya baru pun juga diulas dan diteliti estetikanya.Seorang yang bersastra identik dengan orang yang romantis dengan seribu satu kata manis yang keluar dan juga orang yang bebas serta berwawasan luas. Sastra identik dengan tulisa, padahal sastra tidak selalu dalam bentuk tertulis. Karya sastra dapat memberikan manfaat bagi manusia. Di dalam karya sastra juga ada nilai pendidikan, psikologi, dan sosiologi.
    Seorang sastrawan dapat meluapkan emosi yang terdalam dari dirinya dan pemikiran terdalamnya melalui karya-karyanya yang dapat berbentuk puisi, novel, cerpen, pantun dan lain sebagainya. Sastra itu akrab dengan manusia.

Peluang Pekerjaan di Jurusan Sastra Indonesia

1. Penulis Novel Atau Cerpen Sastra


(Andrea Hirata)

     Peluang kerja pertama yang ini pasti sudah sering Anda dengar, karena kebanyakan lulusan Sastra Indonesia ingin menjadi seorang penulis. Jika Anda yang suka menulis dan membaca novel sastra ada baiknya masuk jurusan ini agar kelak menjadi seorang penulis novel. Tidak semua orang bisa menulis novel, maka dari itu jika Anda berbakat, peluang kerja ini bisa Anda geluti. Adapun gajinya yaitu sekitar 2 juta lebih per bulan.

 2. Guru Bahasa Indonesia



       Peluang kerja berikutnya untuk jurusan sastra Indonesia adalah menjadi guru Bahasa Indonesia. Bagi Anda yang senang mengajar dan berbagi ilmu, maka profesi ini sangat cocok untuk Anda. Walaupun jurusan ini non pendidikan, hal tersebut tidak menjadi tolak ukur dalam keahlian mengajar dibandingkan dengan jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Dalam jurusan Sastra Indonesia pun juga mempelajari bahasa yaitu bidang Linguistik. Adapun gajinya berkisar 2 hingga 3 juta dan ini belum termasuk tunjangan lainnya.

3. Penerjemah Bahasa



       Pekerjaan yang bisa Anda lakukan berikutnya sebagai lulusan Sastra Indonesia adalah sebagai penerjemah bahasa. Biasanya jurusan ini banyak diminati oleh mahasiswa jurusan Sastra Indonesia dengan konsentrasi Linguistik. Adapun profesi ini memiliki gaji berkisar 5 hingga 6 jutaan.

4. Jurnalis



         Peluang kerja berikutnya yang juga dapat Anda lakukan sebagai seorang lulusan sastra Indonesia adalah menjadi seorang jurnalis. Bagi anda yang suka menulis dan juga speak up dalam beropini, pekerjaan ini tepat untuk Anda. Adapun perkiraan gaji dari profesi ini adalah 7 hingga 8 juta rupiah.

5. Dosen Bahasa Indonesia


        Sebagai lulusan Sastra Indonesia, prospek kerja Sastra Indonesia berikutnya adalah sebagai dosen bahasa Indonesia. Peluang pekerjaan ini juga banyak diminati oleh mahasiswa jurusan Sastra indonesia, baik konsentrasi Sastra maupun konsentrasi Linguistik. Adapun gaji profesi dosen yaitu 4 hingga 5 juta belum termasuk tunjangan lainnya.

6. Penulis Script Film


        Menulis script film bukanlah suatu hal yang terbilang mudah. Profesi ini sangat cocok untuk Anda yang kreatif dan suka menulis. Dimana profesi ini terbilang seru dan memiliki gaji yang lumayan bisa mencapai 20 juta. Apalagi jika script yang Anda buat menarik dan juga sudah populer, mungkin saja gaji yang akan Anda dapat, bisa melebihi 20 juta.

7. Content Writer


        Content Writer adalah penulis professional yang tulisannya akan dipublish di internet. Pekerjaan ini banyak digeluti oleh kaum muda dan banyak juga perusahaan yang mencari tenaga kerja ini. Untuk Anda yang memiliki keahlian dalam menulis, pekerjaan ini cocok untuk Anda. Pekerjaan ini membutuhkan kreatifitas dan kecakapan dalam menggunakan teknologi. Pekerjaannya cukup sederhana, tapi membutuhkan keahlian khusus. Pekerjaan ini juga menghasilkan gaji yang menjanjikan dan pekerjaan ini banyak diminati anak milenial seperti sekarang.

8. Editor



        Bagi Anda yang senang melakukan revisi mengenai tata bahasa yang baik, maka prospek kerja jurusan sastra selanjutnya sebagai editor. Pekerjaan ini biasanya banyak diminati oleh mahasiswa Sastra Indonesia dengan konsentrasi Linguistik. Pekerjaan ini cukup menyenangkan dan gajinya pun lumayan yaitu 2 hingga 3 juta rupiah.

9. Artis Atau Pemeran Drama


           Bidang kesenian dan teater pun berhubungan erat dengan lulusan jurusan Sastra Indonesia. Pekerjaan ini cocok untuk Anda yang ekspresif dan menyukai drama dan peran. Biasanya lulusan Sastra Indonesia dengan konsentrasi Sastra banyak meminati profesi ini. Adapun gaji profesi ini mulai dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah.

10. Leksikografer


        Prospek kerja berikutnya dari jurusan sastra Indonesia adalah sebagai Leksikografer. Profesi ini bekerja mengedit dan menulis Kamus-Kamus besar. Profesi ini membutuhkan ketelitian dan juga ketekunan. Adapun gajinya yaitu berkisar 3 juta rupiah.

Biodata

Nama : Siti Nurhalizah
Nim : 190701084
Asal SMA : SMA Negeri 2 Tebing tinggi
Tempat, tanggal lahir : Tebing tinggi, 01 Februari 2001


      Assalamualaikum wr, wb. Hai, semoga hari kalian menyenangkan dan sehat selalu selama masa quarantine ya. Perkenalkan, nama saya Siti Nurhalizah yang sehar-hari disapa dengan nama Lizah. Saya adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Saya adalah anak berdarah campuran Tionghoa dan Batak Tapanuli Selatan. Saya berasal dari Kota Tebing tinggi, Sumatera Utara. Saya pernah belajar di SD 163092 Tebing tinggi lalu saya belajar di SMP Negeri 2 Tebing tinggi dan pendidikan SMA saya habiskan di SMA Negeri 2 Tebing tinggi.
      Saya sekarang sedang mengemban pendidikan S-1 di Universitas Sumatera Utara jurusan Sastra Indonesia. Saya masuk lewat jalur mandiri, setelah pergelutan yang saya lewati baik seleksi SNMPTN dan ujian UTBK. Saat SMA, saya sudah suka belajar tentang bahasa, baik itu Bahasa Indonesia atau Bahasa lainnya. Selain itu, saya suka membaca novel terutama yang bertemakan cerita misteri horor.
            

Pemanfaatan Teknologi Informasi di Dunia Kerja Sastra Indonesia

1. Latar Belakang        Dewasa ini pemanfaatan Teknologi Informasi sudah sangat banyak dan sudah hampir semua orang menggunakannya untuk...